Minggu, 01 Agustus 2010

Pelita Bangsa

Oleh : Ihwayati






Di tengah hiruk pikuk suara gegap gempita demokrasi

Di tengah butanya mata hati nurani

Di tengah pasangnya badai politik

Di tengah hidupnya kala reformasi

Sesungguhnya siapakah guru bangsa ini?

Ya benar…

Gus Dur, Abdurrahman Wahid



Dialah pemahat besi baja Indonesia

Dialah pengukir tinta emas sastra dengan ujung tombaknya

Dialah perangkai kata pembentuk bunga sastra

Bunga pemula

Hingga tinta-tinta mati hidup kembali

Asyik menarikan diri dengan segudang motivasi



Gus…

Sesungguhnya engkaulah guru bangsa kami

Kau labuhkan hidup dan batinmu

Untuk agama, budaya, dan bangsa negeri ini

Kau hidupkan citra pesantren

Dengan segenap cinta di setiap sudut hati

Kala bias kebebasan budaya semakin menggila

Menindas moral bangsa dengan pisau tajamnya

Kau tunjukan titik terang kebenaran

Dengan seribu teladan

Hingga angan dan cita-cita mereka melayang

Melukis bayang-bayang masa depan

Terbang dengan sayap putih

Menembus luar, meretas batas bumi

Tuk mencari jati diri di langit yang tinggi



Gus…

Kau maju ke barisan paling depan

Di kala genderang politik membara

Panas bak cawan besar yang meluap, muncrat dan muntah

Engkaulah pelita malam Indonesia

Engkaulah peruntuh langit tak berbintang

Engkaulah pengajar bintang tuk bersinar

Menyambut hari depan yang gemilang



Gus…

Engkaulah pemikir jenius bangsa ini

Di tengah indah dan suramnya panorama bangsa

Kau selalu muncul dengan pelita cetusan luar biasa

Hingga dikata tak dapat diindera

Oleh processor manusia biasa



Namun, kini pelita itu telah padam

Meninggalkan sejuta kenangan

Kematian tak ada yang tahu

Tak sehari, semenit dan sedetikpun

Dapat maju dan mundur

Kini Gus Dur telah berpulang

Menuju keabdian bersama doa



Kutengadahkan hati dalam malam sunyi

Kulafalkan untaian doa dengan air mata

Ya Rabb…

Pulangkan guru bangsaku menuju Sidratul Muntaha

Bersama para Wali dan Nabi kekasih-Mu

Biarkan pulang dengan bahagia

Terbang bersama pahala



Ya Rabb…

Lingkarkan kuasa kasihmu kepada guru bangsaku

Taburkan bunga keselamatan untuknya

Dan berilah tempat yang paling indah di sisimu

Dan kepada bangsa ini

Limpahkan kekuatan untuk maju

Meneruskan perjuangan guru

Menyambut cita-cita mulia

Yang indah permai penuh dengan rahmat dan ridho-Mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar